SELAYANG PANDANG DESA BANASARE

Desa Banasare merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur. Kecamatan Rubaru terletak di bagian barat daya Kabupaten Sumenep dan berjarak sekitar 16–17 km dari pusat Kabupaten Sumenep. Kecamatan Rubaru terdiri atas 11 desa, salah satunya adalah Desa Banasare.

Secara administratif, Desa Banasare memiliki 3 dusun, yaitu Dusun Banasare Laok, Banasare Barat, dan Banasare Timur. Berdasarkan data geografis Kecamatan Rubaru, Desa Banasare memiliki luas wilayah sekitar 2,79 km². Desa Banasare membagi wilayahnya menjadi 3 RW dan 24 RT.

KONDISI GEOGRAFIS DAN LINGKUNGAN

Wilayah Desa Banasare berada dalam kawasan pedesaan yang memiliki karakteristik lingkungan yang mendukung kegiatan pertanian. Kondisi pertanian menjadi salah satu bagian penting dalam kehidupan masyarakat setempat. Pemerintah Kabupaten Sumenep mencatat bahwa masyarakat Banasare banyak yang bekerja sebagai petani dan desa ini memiliki aktivitas kelompok tani yang cukup aktif.

Sektor pertanian juga memiliki potensi ekonomi yang cukup besar. Banasare dikenal sebagai salah satu wilayah penyangga produksi sayuran, sementara Pasar Banasare menjadi tempat aktivitas perdagangan hasil pertanian dari Banasare dan desa-desa di sekitarnya. Komoditas yang disebut antara lain sayuran dan pisang.

KONDISI SOSIAL MASYARAKAT

Masyarakat Desa Banasare memiliki kehidupan sosial yang erat dengan kegiatan keagamaan, pertanian, budaya, serta aktivitas kemasyarakatan. Profil desa yang tersedia menggambarkan adanya perkembangan dalam bidang pemerintahan, pendidikan, kegiatan keagamaan, ekonomi, kepemudaan, dan kegiatan perempuan. Desa ini juga memiliki upaya untuk mempertahankan adat istiadat dan budaya lokal.

Dari sisi pendidikan, Desa Banasare memiliki fasilitas pendidikan dasar, salah satunya SDN Banasare I yang beralamat di Jalan Raya Rubaru. Data resmi pendidikan mencatat sekolah tersebut berstatus negeri dan berada di Desa Banasare, Kecamatan Rubaru.

KONDISI EKONOMI

Pertanian merupakan salah satu potensi utama Desa Banasare. Sebagian masyarakat menggantungkan mata pencahariannya pada sektor tersebut. Dukungan terhadap pertanian antara lain terlihat dari adanya kelompok tani serta program bantuan dan pengembangan sarana pertanian. Pemerintah Kabupaten Sumenep juga pernah memberikan bantuan alat dan mesin pertanian kepada kelompok tani di Desa Banasare.

Selain pertanian, keberadaan pasar memberikan peluang bagi berkembangnya aktivitas perdagangan dan ekonomi masyarakat. Dengan demikian, potensi ekonomi Desa Banasare tidak hanya berasal dari produksi pertanian, tetapi juga dari kegiatan perdagangan, pengolahan hasil pertanian, dan usaha masyarakat.

SEJARAH DAN BUDAYA

Salah satu keunikan Desa Banasare adalah nilai sejarahnya bagi Kabupaten Sumenep. Pemerintah Kabupaten Sumenep menyebut bahwa kawasan Banasare pada masa lampau pernah menjadi salah satu pusat pemerintahan Keraton Sumenep pada abad ke-14 dan dikenal dengan sebutan Keraton Banasare. Lokasi pasti keraton tersebut hingga kini masih menjadi bagian dari kajian sejarah dan penelusuran.

Mengenai asal nama Banasare, Pemerintah Kabupaten Sumenep menjelaskan bahwa nama tersebut dikaitkan dengan Wanasari, yang berasal dari kata wana yang bermakna hutan dan sari yang bermakna pusat atau inti. Dalam pelafalan masyarakat Madura, Wanasari kemudian dikenal sebagai Banasare.